Pelayanan KIR atau uji kendaraan bermotor menggunakan system elektronik. (ilustrasi)



Dishub Agam Butuh Gedung KIR Elektronik

LUBUKBASUNG (SumbarFokus)

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), berupaya meningkatkan pelayanan KIR atau uji kendaraan bermotor sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak digunakan secara teknis di jalan raya, khususnya bagi kendaraan yang membawa angkutan penumpang dan barang.

Untuk mewujudkan hal itu kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Agam Yosefriawan di Lubukbasung, Sabtu (1/12/2018), dibutuhkan dana sebesar Rp12 miliar.

“Dana sebesar itu akan digunakan untuk membangun gedung Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Sistem Elektronik beserta peralatannya,” kata dia.


Dana sebesar Rp12 miliar itu kata Yosefriawan, digunakan untuk membangun gedung dengan dana Rp4 miliar dan pengadaan peralatan Rp8 miliar.

Ia mengatakan, untuk lokasi pembangunan Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Sistem Elektronik itu menggunakan bekas kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agama di Sungai Jariang, Kecamatan Lubukbasung dengan luas sekitar dua hectare.

“Pada tahun 2018 pembangunan gedung Balai Pengujian Kendaraan Bermotor itu telah disetujui dan telah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 sebesar Rp1,5 miliar,” katanya.

Namun kata dia, pembangunan itu akhirnya batal dilakukan karena gagal tender, dengan alasan peserta tender tidak memenuhi syarat.

"Kita telah mengumumkan lelang dengan peserta ada tiga orang dan persyaratan dari tiga peserta ini masih ada yang kurang sehingga tender di batalkan," kata Yosefriawan.

Dikatakannya, pihaknya pada tahun 2017 kembali mengusulkan ke RAPBD pada 2018 sebesar Rp4,5 untuk pembangunan gedung balai pengujian kendaraan bermotor.

“Namun karena keterbatasan anggaran, maka usulan itu tidak disetujui oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Tapi tahun ini kita kembali mengusulkan pembangunan, namun tidak disetujui," ujarnya.

Yosefriawan mengatakan, jumlah kendaraan di daerah itu melakukan KIR sebanyak 6.000 unit setiap tahun. Pengujian kendaran bermotor itu hanya bisa dilakukan di Gaduik, Kecamatan Tilatangkamang.

Sebelumnya kata dia menambahkan, pengujian kendaraan bermotor juga ada di Sungai Jaringan, Kecamatan Lubukbasung. Namun pengujian masih manual, maka dipindahkan ke Gaduik, Kecamatan Tilatangkamang.

"Pengujian kendaraan bermotor di Sungai Jariang kita tutup pada tahun ini dan dipindahkan ke Gaduik. Bagi pemilik kendaraan bisa melakukan uji KIR di kabupaten dan kota terdekat karena sudah sistim online," kata Yosefriawan. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agamsumbar