PLUT UMKM Sumbar diresmikan, demi menyokong perkembangan koperasi dan UMKM di Sumbar. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Didukung Konsultan Profesional, PLUT UMKM Sumbar Total Sokong Perkembangan Koperasi dan UKM

PADANG (SumbarFokus)

Pusat Layanan Umum Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT-KUMKM) Sumatera Barat (Sumbar) diresmikan di Padang, Sabtu (27/7/2019). Selain Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Zirma Yusri, peresmian PLUT UMKM di Sumbar juga dihadiri oleh Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Abdul Kadir Damanik.

Gubernur menyebutkan pihaknya malah akan mengupayakan penambahan jumlah konsultan pendamping di PLUT KUMKM agar bisa memiliki menjangkau lebih luas pelaku-pelaku usaha di Sumbar dan koperasi, demi membantu kemajuan mereka.

Ia berharap PLUT KUMKM benar-benar bisa menjalankan perannya untuk meningkatkan kualitas koperasi dan UKM di provinsi tersebut. Karena berdasarkan informasi yang diterima dari Kementerian Koperasi dari seluruh koperasi yang ada di Sumbar hanya 10-20 persen saja yang eksis.

"Mudah-mudahan PLUT KUMKM ini bisa terus mendorong agar koperasi kita semakin maju, jaya sehingga bisa menyejahterakan masyarakat," sebut Irwan Prayitno.


Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Zirma Yusri menyebutkan bahwa akan ada kelompok konsultan di tingkat Provinsi untuk mendampingi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Sumbar. Konsultan tersebut bernaung dalam Pusat Layanan Umum Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT-KUMKM) yang baru saja diresmikan

"Saat ini ada tujuh konsultan di tingkat provinsi dan lima orang konsultan pendamping untuk kabupaten dan kota," sebut Zirma pada wartawan, Minggu (28/7/2019).

Menurut Zirma, para konsultan bersifat membantu membimbing agar koperasi dan UKM di Sumbar bisa berkembang lebih baik dan menyesuaikan diri dengan era revolusi industri 4.0.

“PLUT-KUMKM ini merupakan program dari Kementerian Koperasi untuk membantu koperasi di daerah. Namun dalam perkembangannya nanti dapat diformalkan menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) atau bahkan Badan Layanan Usaha Daerah (BLU-D),” jelas Zirma.

Disebutkan, ada 3624 unit koperasi di Sumbar saat ini, dengan jumlah anggota sekitar 600 ribu orang. Seluruh koperasi itu nanti berkesempatan untuk berkonsultasi dengan PLUT KUMKM. (002)


 

Kita Peduli!

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020