Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Peristiwa

Diduga Lakukan Makar, Dokter Hewan di Lima Puluh Kota Ditangkap

SARILAMAK (SumbarFokus)

Telah dilakukan penangkapan oleh Tim gabungan Satreskrim dan Satintelkam Polres Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), terhadap pria yang di Kartu Tanda Penduduk (KTP) nya beralamat di Padang Jopang VII Koto Talago Guguak Kabupaten Limapuluh Kota pada Senin (3/5/2016) dinihari pukul 02.30 WIB di kawasan jalan negara Tanjung Pati Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Iya, tim gabungan mengamankan seorang pria berinisial SY sesuai Laporan Polisi Nomor: L/P /A/57/V/2019/SPKT–LPK tanggal 31 Mei 2019," ujar Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota AKP Anton Luther, Senin (35/2019).

Anton mengungkapkan, pria berinisial SY (50) tersebut sebelumnya di akun facebook dengan nama Drh Syahrizal memajang beberapa foto dokter hewan dan foto sebuah pulau yang ditulis Republik Andalas Raya.


Di dalam foto tersebut juga tertulis kalimat Saya tdk ingin makar tp jika kalian pikir NKRI itu hy hitungan jumlah pemilih di pulau Jawa saya py hak utk bergerak paling terdepan utk mewujudkan ini n jgn kalian anggap ini hy meme meme main mainan saja #kamitelahsedang bergerak.

“Selain itu juga tertulis beberapa kalimat yang merongrong dan menuding Pemerintah zhalim, semena-mena, bernada hasutan serta bernada ujaran kebencian,” kakta Anton.


Penangkapan sang dokter hewan dipimpin langsung Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis didampingi Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther dan Kasat Intelkam Polres Limapuluh Kota AKP Zukri Ilham.

SY diamankan usai menghadiri sebuah acara di kawasan Tanjung Pati. Ia selanjutnya dibawa ke Mapolres Limapuluh Kota untuk menjalani pemeriksaan.

Usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Limapuluh Kota, pria berbadan kurus itu langsung dibawa ke Mapolda Sumbar untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di bagian Subdit Cyber Kriminal Khusus Polda Sumbar.

Dijelasan, YS yang sudah ditetapkan menjadi tersangka itu dapat diduga melanggar tindak pidana setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki maksud penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Kita Peduli!

"Tindak pidana itu diduga dilakukan oleh pemilik akun Drh Syahrizal dengan memposting muatan penghinaan serta muatan untuk melakukan makar dengan maksud hendak memisahkan suatu daerah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,"  terang Anton lagi. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018