Warga menerima langsung SKCK Polda Sumbar yang diantarkan langsung ke rumah. (Foto: Ist.)


Lain-lain

Di Sumbar Membuat SKCK dari Rumah dan Delivery? Bisa, Begini Caranya

PADANG (SumbarFokus)

Ada kabar gembira bagi masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar) yang akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)! Saat ini pemohon SKCK bisa menunggu saja di rumah tanpa harus datang ke Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar atau Kepolisian Resor (Polres) jajaran Polda Sumbar untuk mendapatkan SKCK-nya.

SKCK yang telah terbit, nantinya akan diantarkan oleh petugas ke alamat pemohon itu sendiri (delivery). Hal tersebut dilakukan, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. 

Program yang dilakukan oleh Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Sumbar ini, sesuai dengan program prioritas Kapolri dalam bentuk Presisi, (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).


Melalui program Presisi tersebut, Ditintelkam Polda Sumbar mengaplikasikannya di jajaran dengan motto RANCAK (Ramah, Amanah, Nyaman, Cerdas, Akurat dan Kreatif).

Awalnya, pemohon harus melakukan pengisian data SKCK melalui website www.skck.polri.go.id. Pengisian data harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon. Setelah melengkapi syarat yang tertera pada website tersebut, pemohon dapat mengkonfirmasi operator SKCK melalui WhatsApp (WA) 082262126551.

"Proses tersebut adalah pembuatan SKCK cepat, mudah, efisien," kata Dirintelkam Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Heri Prihanto, S.I.K., melalui Kepala Seksi Pelayanan Administrasi (Kasi Yanmin) Komisaris Polisi (Kompol) Artati, Senin (3/5/2021).

Disebutkan juga, layanan SCKC delivery (antar alamat), diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki intensitas kerja yang tinggi, Lanjut Usia (lansia), keterbatasan khusus (disabilitas).

Heri menerangkan, masa berlaku SKCK  selama 6 bulan sejak tanggal diterbitkan. Sedangkan untuk biaya penerbitan SKCK sebesar Rp.30 ribu sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Dan jika pemohon dapat menunjukkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) maka tidak dipungut biaya," jelas Heri. (000)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021