Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Lain-lain

Di Solok Juga Berlaku Denda Rp250 Ribu bagi Warga yang Tidak Bermasker di Luar Rumah

KABUPATEN SOLOK (SumbarFokus)

warga yang tidak memakai masker saat ke luar rumah di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), akan dikenakan sanksi Rp250 ribu. Hal ini didasarkan pada Peraturan Bupati (Perbup) Solok Nomor 44 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan COVID-19.

Dijelaskan oleh Juru Bicara COVID- 19 Kabupaten Solok Syofiar Syam di Arosuka, Minggu (13/9/2020), Pemkab Solok telah melakukan sosialisasi terkait Peraturan Bupati tersebut sejak awal September 2020 melalui Tim Satuan Tugas Kabupaten Solok. Peraturan tersebut akan diterapkan pada Oktober 2020.

Dengan hal tersebut, Syofiar juga meminta kepada setiap kecamatan maupun perangkat nagari di daerah itu agar terus menyosialisasikan peraturan tersebut kepada masyarakat, pelaku usaha, dan penanggung jawab fasilitas umum.


"Peraturan ini bertujuan agar masyarakat lebih disiplin mematuhi peraturan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Solok," ujarnya.

Disebutkan, pada masa sosialisasi Perbup Nomor 44 tahun 2020 belum dikenakan sanksi administrasi. Namun jika ditemukan pelanggar atau masyarakat yang tidak memakai masker dikenakan sanksi berupa teguran lisan, tertulis, dan kerja sosial.

Menurut dia, setelah peraturan tersebut diterapkan pada Oktober 2020 nanti baru dilaksanaan razia. Kemudian bagi masyarakat yang melanggar akan berlaku sanksi administrasi sebesar Rp250 ribu dan kerja sosial untuk sanksi perorangan.

"Kemudian, bagi pelaku usaha dan pengelola fasilitas umum yang melanggar akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp1 juta, operasional usaha dihentikan sementara, dan surat izin usaha dicabut," kata dia.

Dengan adanya peraturan tersebut, disebutkan, masyarakat diharap bisa menerapkan empat M dalam kehidupan sehari-hari yaitu Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, dan Menjaga imunitas tubuh.

Selain itu, saat ini Pemkab Solok telah melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat. Dalam sosialisasi tersebut telah dibentuk tim yang turun langsung ke masyarakat yaitu terdiri atas BPBD Kabupaten Solok, TNI, Polri, dan Satpol PP.

Kita Peduli!

Masyarakat juga diajak agar terus mematuhi protokol COVID-19 untuk meminimalkan penyebaran pandemi tersebut. Karena melihat sampai saat ini jumlah kasus positif terus meningkat di Kabupaten Solok. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020