Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Bencana

Di Agam, Tujuh Jorong Rawan Abrasi

LUBUK BASUNG (SumbarFokus)

Tujuh jorong di daerah itu rawan abrasi atau proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Disebutkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Muhammad Lutfi Ar, Jumat (5/6/2020), tujuh jorong itu tersebar di Nagari Tiku Selatan dan Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjungraya, Daerah rawan abrasi pantai berada di Pasia Tiku, Pasia Paneh, Ujung Labuang, Suang-subang, Masang, Muaro Putih, dan Labuhan,

Dikatakan, ketujuh jorong itu berada di sepanjang garis pantai di Agam dengan panjang 43 kilometer. Abrasi pantai itu hampir terjadi setiap tahunnya mengakibatkan kapal milik nelayan, warung, gudang ikan dan lainnya rusak terhampas gelombang. Namun tidak ada korban jiwa akibat abrasi pantai itu, karena bangunan di sepanjang garis pantai tidak dihuni warga.

"Bangunan itu hanya digunakan untuk berjualan dan gudang ikan," sebut Luthfi.


BPBD setempat, dikatakan, telah melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak mendirikan bangunan dekat bibir pantai yang sesuai dengan regulasi yang ada. BPBD juga membuat jalur evakuasi bagi warga untuk menyelamatkan diri saat abrasi pantai.

Sementara, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Agam Arman mengatakan bahwa gelombang tinggi itu dipengaruhi oleh angin. Nelayan di daerah tersebut diakui masih melaut karena karena gelombang masih normal. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agamsumbar