Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Hukum

Coba-coba Jadi Begal? Polres Padang akan Tembak di Tempat Pelaku Kejahatan Peresah Masyarakat

PADANG (SumbarFokus)

Kepala Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kombes Pol Yulmar Try Himawan menegaskan pelaku kejahatan di jalan yang meresahkan masyarakat akan ditembak di tempat.

Disebutkan, dalam hal ini, kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur berupa tembak di tempat, terutama bagi pelaku yang residivis.

“Tindakan tegas itu menyasar setiap pelaku kejahatan yang kerap meresahkan masyarakat, di antaranya pencurian kendaraan bermotor, jambret, begal, serta pencurian dengan kekerasan,” urai Kapolres, Selasa (11/2/2020).


Ia mengatakan pengawasan akan dilakukan Satuan Reserse Kriminal dengan menyebar anggota pada lokasi-lokasi yang dinilai rawan.

"Terutama pada tempat-tempat keramaian seperti pasar dan lainnya,” imbuh dia.

Kasus pencurian kendaraan bermotor merupakan kasus pidana yang menonjol di Kota Padang. Selama Januari 2020 saja Polresta Padang telah meringkus 51 tersangka dari 31 kasus pencurian kendaraan bermotor.

Jika menilik data pada 2019, kasus tersebut juga merupakan angka kejahatan paling tinggi dengan jumlah 1.116 kasus.

Baru kemudian diikuti empat kasus lainnya yaitu pencurian dengan pemberatan sebanyak 896 kasus, narkoba sebanyak 233 kasus, penipuan 190 kasus, dan pencurian dengan kekerasan sebanyak 172 kasus.

Pada bagian lain, Polresta Padang juga diperkuat oleh anggota Satuan Brigade Mobil Polda Sumbar yang dikerahkan untuk turut mengantisipasi kejahatan jalan.

Kita Peduli!

Ada 60 personel pilihan yang dikerahkan dalam tim dengan kata sandi tim Alap-alap tersebut.
Mereka diperuntukkan bagi wilayah hukum Polresta Padang dan akan berposko di belakang Mapolsek Padang Barat.

"Para personel akan siaga setiap hari, tidak hanya pada malam minggu saja," kata Kasat Brimobda Polda Sumbar Kombes Pol Joni Afrizal Syarifuddin di Padang sebelumnya. (002)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018