Kepala Puskesmas Padang Pasir, Kota Padang dr Winanda sedang memaparkan program kelas ibu muda (Imud). (ist)



Cegah Kematian, Puskesmas Padang Pasir Luncurkan Kelas Imud

PADANG (SumbarFokus)

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Padang Pasir, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), meluncurkan program kelas ibu muda (Imud).

“Program ini diluncurkan untuk mencegah angka kematian ibu dan bayi serta menghapuskan stigma terhadap ibu muda dan keluarganya,” kata Kepala Puskesmas Padang Pasir dr Winanda di Padang, Kamis (4/10/2018).

Kelas Imud yang digagas oleh Puskesmas Padang Pasir ini kata dr Winanda, bisa menjadi sarana belajar bagi ibu hamil dan yang memiliki balita.


Dikatakannya, program Kelas Imud lahir dari kasus kematian bayi usia 11 bulan pada 2016 yang menimpa seorang ibu muda berusia 17 tahun.

Ia menjelaskan, dari hasil otopsi verbal oleh dokter dan bidan Puskesmas, diketahui kematian bayi itu disebabkan meningitis dan radang paru-paru.

Saat itu, kata dia menambahkan, dengan penyakit tersebut ternyata sang bayi tidak mendapatkan pengobatan yang optimal diisebabkan kurangnya pengetahuan, perhatian ibu dan keluarga terhadap bayi.

“Oleh sebab itu Kelas Imud ini merupakan sarana belajar bersama bagi ibu hamil, ibu balita dalam usia muda, dengan mendatangkan narasumber ahli dari dokter spesialis kebidanan, spesialis anak dan ahli bidang agama,” kata dia.

Dengan adanya Kelas Imud ini kata dia, pengetahuan ibu tentang kesehatan ibu dan anak, reproduksi, tumbuh kembang anak, dan cara mendidik anak berdasarkan agama bisa terpenuhi.

Sebenarnya kata dr Winanda, Kelas Imud ini sudah ada sejak tahun 2016 lalu. “Kelas Imud yang pertama dimulai pada 24 Maret 2016 dengan tiga kali pertemuan setiap angkatan dan sudah terlaksana sebanyak tiga angkatan hingga 2018 dengan jumlah seluruh peserta 55 orang,” katanya.

Ia mengatakan, program yang digagas oleh Puskesmas Padang Pasir ini telah pula meraih penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Ia pun berharap program ini masuk ke dalam nominasi Top 40 Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik 2018 yang akan diumumkan pada bulan November 2018. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018