Bupati Sutan Riska menyampaikan visi misi di penghujung jabatan, baru-baru ini. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Bupati Sutan Riska Paparkan Proyek Strategis Daerah 2020

DHARMASRAYA(SumbarFokus)

Jelas sudah kemana hendak dibawa daerah ini oleh duet pasangan Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Wakil Bupati Amtizal Dt. Rajo Medan. Duo pemimpin Dharmasraya itu hendak membawa kabupaten berjuluk Ranah Cati Nan Tigo ini melompat menjadi daerah tujuan wisata yang religius dengan basis budaya luhur bangsa. Ini dipaparkan dalam pidato sambutan pada acara Pengambilan Sumpah Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (8/10/19).

Untuk menuntaskan perwujudan visi dan misinya sebagai kepala daerah, di penghujung masa jabatan periode pertamanya, Sutan Riska minta diagendakan untuk terus melanjutkan prioritas kegiatan yang sudah berada di ujung penyelesaian, seperti melanjutkan pembangunan RSUD Sungai Dareh, melanjutkan pembangunan Islamic Center, dan melanjutkan kegiatan Festival Pamalayu dalam rangka menanamkan budaya luhur warisan bangsa.

Selain ingin menuntaskan kegiatan yang sudah diujung penyelesaian, bupati termuda di Indonesia itu juga minta dukungan DPRD untuk merancang penganggaran pembangunan rumah gadang terbesar di Sumbar, pengembangan sentra produksi pertanian pendukung pariwisata, pengembangan infrastruktur daerah guna mendukung pengembangan sektor pertanian dan pariwisata, dan juga penuntasan pengembangan industri kecil berbahan logam yang juga untuk mendukung pengembangan pariwisata.


DPRD Dharmasraya sendiri, sebagaimana diungkapkan oleh Wakil Ketuanya Adi Gunawan, menyatakan kesiapannya untuk membangun kolaborasi dalam mempercepat pembangunan daerah. Menurutnya, DPRD Dharmasraya di bawah kendalinya akan mengutamakan kebersamaan, persatuan dan juga pengabdian sebagai wujud tanggung jawab sebagai lembaga legislatif serta sebagai mitra kerja sejati pemerintahan daerah.

Itulah sebabnya, dikatakan dia, DPRD Dharmasraya sepakat untuk menetapkan batas waktu akhir November APBD 2020 sudah ketuk palu. Dewan juga menyatakan sepakat saat Bupati Sutan Riska mengajak untuk menjadikan WTP sebagai tradisi pengelolaan keuangan daerah. Dengan demikian, pemerintahan Kabupaten Dharmasraya menjadi kredibel dan layak mendapat kepercayaan untuk mengelola dana yang besar.(015)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      dharmas-raya