Palang RSUP Dr. M. Djamil, Kota Padang, Sumbar. (Foto: YEYEN)


Peristiwa

Bukan 40 Tapi 41 Penambahan COVID-19 Sumbar per Jumat, Ini Rinciannya

PADANG (SumbarFokus)

Jumat (31/7/2020), final laporan penambahan kasus COVID-19 Sumatera Barat (Sumbar), disampaikan oleh Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Sumbar, Jasman Rizal. Terjadi perubahan data, ternyata penambahan kasus COVID-19 di Sumbar hari ini mencapai 41 orang. 

"Total sampai hari ini telah 948 orang Warga Sumbar terinfeksi COVID-19. Terjadi penambahan 41 orang warga Sumbar positif terinfeksi COVID-19. Sembuh bertambah 2 orang, sehingga total sembuh 760 orang, dan meninggal dunia bertambah 1 orang, sehingga total meninggal 34 orang," terang Jasman, melalui keterangan resminya, Jumat (31/7/2020).

Dari jumlah total 948 kasus warga Sumbar positif COVID-19 tersebut, angka kesembuhan yang mencapai 760 orang dengan persentase 80,2 persen. Kemudian, yang dirawat di berbagai rumah sakit ada sebanyak 59 orang (6,2 persen), yang menjalani solasi mandiri 73 orang (7,7 persen), yang menjalani isolasi daerah 6 orang (0,6 persen), yang menjalani isolasi BPSDM 16 orang (1,7 persen), dan yang meninggal dunia sebanyak 34 orang berpersentase 3.6 persen.


Dalam kejadian ini, Kabupaten Pesisir kembali berzona Kuning karena warganya terkonfirmasi kembali terjangkit COVID-19.

Berbeda dari data yang dirilis di pagi hari, berikut data warga Sumbar yang dikonfirmasi positif COVID-19 hari ini:

1. Kota Padang sebanyak 24 orang;

2. Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang;

3. Kota Sawahlunto 6 orang;

4. Kabupaten Agam 2 orang;

Kita Peduli!

5. Kabupaten Padang Pariaman 1 orang;

6. Kabupaten Solok 3 orang; dan

7. Kota Solok 4 orang

Rinciannya adalah sebagai berikut:

Kota Padang

1. Pria 33 tahun, warga Kalumbuak, pekerjaan Satpam, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

2. Wanita 41 tahun, warga Korong Gadang, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara;

3. Wanita 35 tahun, warga Ampang, pekerjaan Kader Posyandu, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara;

4. Wanita 28 tahun, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

5. Pria 28 tahun, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

6. Wanita, warga Gunuang Pangilun, diketahui terinfeksi setelah proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara;

7. Wanita 29 tahun, warga Sungai Sapiah, pekerjaan Dosen, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara;

8. Wanita, warga Koto Panjang Ikua Koto, diketahui terinfeksi setelah proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara;

9. Wanita 34 tahun, warga Tanah Sirah, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

10. Bayi (laki-laki) 1 tahun, warga Lubuak Lintah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

11. Pria, warga Aia Tawa, diketahui terinfeksi setelah proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara;

12. Pria, warga Dadok Tunggul Hitam, diketahui terinfeksi setelah proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara;

13. Pria 46 tahun, warga Koto Lua, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

14. Wanita 39 tahun, warga Koto Lua, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

15. Pria 34 tahun, warga Kuranji, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

16. Pria 63 tahun, warga Parak Laweh, status pensiunan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

17. Wanita 52 tahun, warga Kapalo Koto, pekerjaan Sekretaris, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara;

18. Pria 57 tahun; warga Kapalo Koto, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Kota Sawahlunto tanggal 28 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara;

19. Wanita 22 tahun, warga Simpang Haru, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

20. Pria 48 tahun, warga Mato Aia, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

21. Balita (laki-laki) 4 tahun, warga Tanah Sirah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

22. Pria 23 tahun, warga Tanah Sirah, pekerjaan pegawai, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

23. Wanita 48 tahun, warga Kapalo Koto, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara; dan

24. Pria 47 tahun, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Pesisir Selatan

1. Wanita 49 tahun, warga Kambang, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena pulang dari Jakarta tanggal 17 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.
 
Kota Sawahlunto

1. Pria 63 tahun, warga Tanah Lapang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto; dan

2. Wanita 60 tahun, warga Tanah Lapang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto;

3. Wanita 21 tahun, warga Tanah Lapang, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto;

4. Wanita 23 tahun, warga Tanah Lapang, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto;

5. Wanita 51 tahun, warga Tanah Lapang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto.; dan

6. Wanita 14 tahun, warga Tanah Lapang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto.

Kabupaten Agam

1. Pria 33 tahun, warga Padang Lua, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara; dan

2. Pria 15 tahun, warga Padang Lua, status pelajar, diduga terpapar dari karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten  Padang  Pariaman

1. Wanita 46 tahun, warga Katapiang, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten  Solok

1. Wanita 39 tahun, warga Saok Laweh, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

2. Bayi (laki-laki) 4 bulan, warga Saok Laweh, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara; dan

3. Wanita 74 th, warga Saok Laweh, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok

1. Wanita 35 tahun, warga Tanjuang Paku, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

2. Wanita 30 tahun, warga Kampuang Jawa, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara;

3. Wanita 30 tahun, warga Kampuang Jawa, pekerjaan pedagang, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara; dan

4. Pria 37 tahun, warga Pasa Pandan Aia Mati, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sementara, pasien sembuh haru ini sebanyak 2 orang dengan rincian:

1. Wanita 31 tahun, warga Pisang, pekerjaan Karyawan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital: dan

2. Wanita 46 tahun, warga Indaruang, pekerjaan Personalia, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

Kemudian, ada 1 orang warga yang meninggal dunia karena COVID-19 hari ini:

1. Pria 62 tahun, warga Lubuak Lintah, status pensiunan ASN, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, pasien RS Unand.

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      covidsumbar