Telur buaya menetas di ladang sawit milik warga di Agam. (Foto: Anizur)


Lain-lain

Buaya di Kebun Sawit Warga Agam Terus Dipantau BKSDA

Agam (SumbarFokus)

Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Resor Agam terus memantau perkembangan buaya dan anak-anaknya yang telah menetas dari telur di kebun sawit warga di Jorong Ujuang Labung, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjungmutiara Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pantau dilakukan intensif. Anak-anak buaya itu sendiri menetas dari telurnya pada Senin kemarin (1/4/2019), setelah dipantau seama 80 hari oleh BKSDA Resor Agam.

Kepala BKSDA Resor Agam Syahrial Tanjung didampingi Pengendali Ekosistem Hutan Ade Putra, Selasa (2/4/2019), mengatakan bahwa berdasarkan pantauan pihaknya di lapangan, diketahui seluruh telur telah menetas. Ini terlihat dari kerabang telor yang ada di sarang dan bayi-bayi buaya tersebut berkeliaran di sekitar sarang dengan ukuran panjang berkisar antara 20 centimeter

"Sesuai prediksi kita, sekitar 80 hari atau pada awal April 2019 telur buaya menetas," katanya

Iklan Dalam Berita

Sementara, jumlah anak buaya masih belum bisa dipastikan karena tim BKSDA Resor Agam kesulitan untuk memastikan secara jelas sebab induk buaya selalu mengawasi dan menjaga anak-anaknya dengan agresif. Jika didekati  induk buaya itu akan menyerang untuk melindungi anak-anaknya.

"Kami akan memantau secara ketat dan intensif anak buaya itu untuk beberapa hari ke depan, untuk memastikan induk dan bayi buaya tersebut kembali habitatnya semula yang berjarak 300 meter dari lokasi sarang tersebut," katanya.

Mencegah warga untuk mendekati lokasi induk buaya dan anak-anaknya, pihak BKSDA Resor Agam memasang palang imbauan agar warga tidak mendekat dan tidak mengganggu satwa tersebut. Pemantauan intensif terus dilakukan. Diperkirakan, buaya akan kembali ke habitatnya dalam waktu sekitar sebulan ke depan. (007)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *