Kegiatan Sosialisasasi JKK yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan di Gedung Serbaguna Semen Padang Hospital. (Foto : Mimi)


Ekonomi

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Perkenalkan Program "Return to Work"

Padang (SumbarFokus)

Pekerja yang mengalami kecelakaan kerja tidak bisa semena-mena diberhentikan oleh perusahaan. Hal ini dijamin dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagkerjaan yang disebut Return to Work (RTW). Program RTW inilah yang memungkinkan nanti bagaimana pekerja tidak diberhentikan dari pekerjaan nya setelah mengalami kecelakaan kerja. 

Untuk Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), RTW baru diperkenalkan. Meski baru diperkenalkan, di Padang sendiri sudah ada kasusnya.

Hal ini disampaikan oleh Petugas Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang Rahmat Dwi Cahya. Rahmat mengatakan, jaminan diberikan oleh BPJS Ketenakerjaan berupa jaminan sosial yang bertujuan untuk menjamin terjadinya risiko kecelakaan kerja, yaitu kecelakaan yang terjadi dalam hubungan atau pada saat pekerja bekerja.


"Tidak termasuk kecelakaan kerja jika kecelakaan terjadi pada waktu yang bersangkutan meninggalkan tempat kerja untuk kepentingan pribadi, kecelakaan terjadi di luar waktu kerja, dan bunuh diri juga gak termasuk ya," jelas Rahmat pada SumbarFokus Kamis (25/4/2019). 

Ditambahkan, dalam kondisi pekerja membutuhkan pembuatan tangan palsu dan kaki palsu akibat mengalami kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan telah bekerjasama dengan perusahaan penyedia. Dalam hal adanya kebutuhan akan kaki palsu, ada perbedaan antara program Jamsostek dulu dengan program BPJS Ketenagakerjaan saat ini.

"Jika dulu, Jamsostek kecelakaan hanya dapat perawatan dan pengobatan, mendapatkan rehabilitasi, dan diberi kaki palsu jika diperlukan. Tapi sekarang di BPJS Ketenagakerjaan, ditambahkan modifikasi, pelatihan kerja, dan kembali bekerja. Program BPJS Ketenagakerjaan sendiri yang membantu menjadi pekerja untuk bekerja kembali setelah alami kecelakaan kerja adalah RTW. Program RTW yang memungkinkan nanti bagaimana pekerja tidak diberhentikan dari pekerjaan," tutur Rahmat lagi. 

Dijelaskan pula, Disisi lain,  untuk mendapatkan layanan BPJS Ketenakerjaan, alur prosedur pelayanan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja BPJS Ketenagakerjaan yang harus diikuti adalah sebagai berikut. Prosedur awal, peserta datang ke rumah sakit atau klinik dengan membawa identitas kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan KTP Elektronik. Lalu, petugas administrasi akan melakukan pengecekan eligibilitas.

Setelah mengikuti prosedur dan pengecekan dari petugas administrasi rumah sakit atau klinik tersebut, barulah dilakukan tindakan. Pengobatan yang perlu didapatkan merupakan hak peserta dan merupakan kewajiban dari BPJS Ketenagakerjaan untuk dibayarkan. (013)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018