Lain-lain

BKSDA: Lokasi Ternak Diterkam Harimau di Hutan Gagar Alam Maninjau

AGAM (SumbarFokus)

Setelah terjadinya ternak warga Kampung Melayu Jorong Balai Ahad Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), dilukai satwa liar yang diduga harimau sumatera, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, melalui Resor Agam, melaksanakan identifikasi lapangan di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, ditemukan tanda-tanda keberadaan satwa berupa jejak yang diduga jejak harimau sumatera. Dan hasil analisa dari jejak, satwa dipastikan hanya satu ekor, tidak seperti dilaporkan sebelumnya bahwa ternak dilukai oleh dua ekor harimau sumatera.

“Lokasi kejadian berada di habitat harimau sumatera itu sendiri, yaitu dalam kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau dan berjarak lebih dari tiga kilometer dari pemukiman terakhir warga Kampung Melayu Nagari Lubuk Basung, Agam,” terang Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumbar Ade Putra, Selasa (21/1/2020).


Berdasarkan hal tersebut, BKSDA mengimbau warga untuk tidak melepaskan atau mengembalakan ternaknya di dalam kawasan cagar alam, dan tetap berhati-hati ketika berada dekat kawasan hutan cagar alam.

Sebelumya, pada Senin (20/1/2020,) dilaporkan satu ekor ternak sapi milik Maswir (38 tahun), warga Kampung Melayu Jorong Balai Ahad Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, terluka akibat diterkam satwa harimau. (007)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam