Semen Padang Hospital. (Foto: NEDIA)


Peristiwa

Bertambah 45 Kasus Positif COVID-19 Sumbar Hari Ini, Asal dari 9 Daerah

PADANG (SumbarFokus)

Berdasarkan laporan final perkembangan kasus COVID-19 Sumatera Barat (Sumbar) di Jumat (21/8/2020) sore ini, diketahui sebanyak 45 orang warga Sumbar dikonfirmasi positif COVID-19. Dengan demikian, jumlah total akumulasi kasus COVID-19 di Sumbar menjadi 1.527 kasus.

Disampaikan Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal, 45 tersebut berasal dari 9 daerah di Sumbar, yaitu:

  1. Kota Padang 24 orang.
  2. Kabupatenupaten Padang Pariaman 2 orang.
  3. Kabupatenupaten Tanah Datar 4 orang.
  4. Kabupatenupaten Agam 3 orang.
  5. Kota Bukittinggi 4 orang.
  6. Kota Padang Panjang 1 orang.
  7. Kabupatenupaten Lima Puluh Kota 2 orang.
  8. Kota Payakumbuh 4 orang.
  9. Kota Pariaman 1 orang.

Kemudian, dilaporkan juga terjadi 42 kesembuhan pasien COVID-19 Sumbar, sehingga total warga Sumbar penderita COVID-19 yang alami kesembuhan menjadi 999 orang.


Yang menyedihkan, hari ini dilaporkan ada pasien yang meninggal, 1 orang, sehingga total warga Sumbar yang meninggal karena COVId-19 menjadi 46 orang, sejak wabah ini masuk ke Ranah Minang.

Berikut rinciannya penambahan kasus COVID-19 Sumbar hari ini:

Kota Padang

  1. Pria 21 tahun, warga Rimbo Kaluang, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak bhayangkara, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 23 tahun, warga Lolong, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak bhayangkara dan riwayat perjalanan dari Batam, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 39 tahun, warga Pisang, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak bhayangkara, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 57 tahun, warga Pasa Gadang, pekerjaan pegawai, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Pria 66 tahun, warga Batang Arau, pekerjaan wiraswasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  6. Pria 35 tahun, warga Batang Arau, pekerjaan wiraswasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 38 tahun, warga Dadok Tunggul Hitam, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  8. Pria 38 tahun, warga Sungai Sapiah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  9. Wanita 56 tahun, warga Andaleh, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  10. Wanita 31 tahun, warga Lb. Buayo, pekerjaan pegawai, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  11. Wanita, terinfeksi karena proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara.
  12. Pria 56 tahun, warga Lb. Lintah, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Bekasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  13. Batita (laki-laki) 2 tahun, warga Seb. Palinggam, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, penanganan isolasi mandiri sementara.
  14. Wanita 42 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan karyawan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  15. Wanita 49 tahun, warga Pisang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  16. Wanita 16 tahun, warga Pisang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  17. Pria 47 tahun, warga Korong Gadang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  18. Wanita 11 tahun, warga Korong Gadang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  19. Pria 7 tahun, warga Korong Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  20. Pria 42 tahun, warga Lb. Minturun, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  21. Pria 29 tahun, warga Lb. Minturun, pekerjaan karyawan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  22. Wanita 26 tahun, warga Lb. Minturun, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  23. Wanita 35 tahun, warga Jati, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  24. Wanita 31 tahun, warga Gn. Pangilun, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isoalsi mandiri sementara.

Kabupatenupaten Padang Pariaman

  1. Wanita 40 tahun, warga Ulakan, status IRT, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jawa Timur, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 16 tahun, warga Sintuak, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupatenupaten Tanah Datar

  1. Pria 51 tahun, warga Limo Kaum, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 54 tahun, warga Tanjuang Ameh, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 45 tahun, warga Sungai Tarab, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 35 tahun, warga Sungayang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupatenupaten Agam

Kita Peduli!

  1. Pria 25 tahun, warga Biaro, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 25 tahun, warga IV Koto, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara
  3. Wanita 14 tahun, warga IV Koto, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Bukittinggi

  1. Pria 20 tahun, warga Tarok Dipo, status ex pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 12 tahun, warga Tarok Dipo, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 46 tahun, warga Garegeh, pekerjaan pegawai, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 54 tahun, warga Puhun Tembok, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Padang Panjang

  1. Wanita 39 tahun, alamat masih proses tracing, pekerjaan guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupatenupaten Lima Puluh Kota

  1. Pria 47 tahun, warga Taeh Baruah, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di RSUD Achmad Mochtar.
  2. Pria 67 tahun, warga Situjuah Banda, status pensiunan PNS, diduga teroapar dari keluarga yang pulang dari daerah terjangkit, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Payakumbuh

  1. Wanita 33 tahun, warga Payolansek, pekerjaan PNS, diduga terpapar dari pekerjaan (riwayat menerima tamu dari Jakarta tanggal 13 Agustus 2020), penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 39 tahun, warga Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 8 tahun, warga Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Pria 20 tahun, warga Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Pariaman

  1. Pria 27 tahun, warga Kp. Jawa, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak Bhayangkara, penanganan isolasi mandiri sementara.

Adapun rincian pasien yang hari ini dilaporkan sembuh adalah sebagai berikut:

Kota Padang

  1. Batita (laki-laki) 2 tahun, warga Ulak Karang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  2. Bayi (laki-laki) 3 bulan, warga Ulak Karang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  3. Pria 34 tahun, warga Ulak Karang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  4. Wanita 64 tahun, warga Ulak Karang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  5. Pria 58 tahun, warga Balimbiang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Prov. Sumbar.
  6. Pria 58 tahun, warga Mato Aia, pekerjaan PNS, terinfeksi karena pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.
  7. Wanita 27 tahun, warga Jati, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  8. Pria 21 tahun, warga Flamboyan Baru, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  9. Pria 20 tahun, warga Flamboyan Baru, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  10. Wanita 50 tahun, warga Tabiang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  11. Wanita 20 tahun, warga Ps. Ambacang, staut ex pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  12. Wanita 57 tahun, warga Ps. Ambacang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin.
  13. Pria 30 tahun, warga Sudirman, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.
  14. Wanita 24 tahun, warga Sudirman, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin.
  15. Wanita 24 tahun, warga Parak Karakah, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  16. Wanita 50 tahun, warga Rawang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  17. Wanita 73 tahun, warga Rawang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

Kabupatenupaten Dharmasraya

  1. Pria 24 tahun, warga Padang Laweh, pekerjaan kader posyandu, terinfeksi karena kontak dengan keluarga yang oulang dari Madura tanggal 3 Juli 2020, pasien Dinkes Dharmasraya.
  2. Wanita 19 tahun, warga koto Baru, status IRT, terinfeksi karena pulang dari Pasuruan tanggal 16 Juli 2020, pasien Dinkes Dharmasraya.

Kabupatenupaten Solok

  1. Balita (laki-laki) 3 tahun, warga Koto Baru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kabupaten. Solok.
  2. Wanita 52 tahun, warga Halaban, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kabupaten. Solok.
  3. Wanita 65 tahun, warga Bukik Sundai, pekerjaan pedagang, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Kabupaten. Solok.

Kabupatenupaten Sijunjuang

  1. Wanita 72 tahun, warga Muaro Sijunjuang, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Medan tangfal 7 Agustus 2020, pasien Dinkes Sijunjuang.

Kota Solok

  1. Wanita 60 tahun, warga IX Korong, terinfeksi karena hasil survei, pasien Dinkes Kota Solok.
  2. Wanita 26 tahun, warga Kp. Jawa, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  3. Wanita 50 tahun, warga IX Korong, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Kota Solok.
  4. Pria 25 tahun, warga IX Korong, pekerjaan pegawai, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  5. Pria 34 tahun, warga IX Korong, pekerjaan pegawai, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  6. Pria 16 tahun, warga Tj. Paku, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  7. Pria 47 tahun, warga PPA, pekerjaan swasta, terinfeksi karena hasil survei, pasien Dinkes Kota Solok.
  8. Pria 18 tahun, warga Tj. Paku, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  9. Wanita 42 tahun, warga Kp. Jawa, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  10. Wanita 30 tahun, warga Nan Balimo, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.

Kota Padang Panjang

  1. Wanita 21 tahun, warga Ngalau, status mahasiswa, terinfeksi karena hasil screening, pasien Dinkes Padang Panjang.
  2. Wanita 21 tahun, warga Ngalau, status mahasiswa, terinfeksi karena hasil screening, pasien Dinkes Padang Panjang.
  3. Pria 29 tahun, warga Guguak Malintang, terinfeksi karena hasil screening, pasien Dinkes Padang Panjang.
  4. Pria 54 tahun, warga Silaiang Bawah, pekerjaan Guru, terinfeksi karena hasil screening, pasien Dinkes Padang Panjang.
  5. Pria 56 tahun, warga Silaiang Bawah, pekerjaan Guru, terinfeksi karena hasil screening, pasien Dinkes Padang Panjang.

Kabupatenupaten Agam

  1. Wanita 29 tahun, warga Gaduik, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Achmad Mochtar.
  2. Pria 45 tahun, warga Tilatang Kamang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Achmad Mochtar.
  3. Pria 46 tahun, warga IV Koto, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Achmad Mochtar.

Kabupatenupaten Padang Pariaman

  1. Wanita 46 tahun, warga Sintuak, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Padang Pariaman.

Sedangkan, yang meninggal dunia hari ini ada 1 orang, yaitu seorang pria berusia 59 tahun, warga Lubuk Buaya, pekerjaan guru, diduga terpapar dari pekerjaan, dan merupakan pasien RS Unand. (000)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      agamcovidsumbar