Ilustrasi anggota Dewan. (Foto: Ist.)


Lain-lain

Berstatus DPO dan 6 Bulan Tak Masuk Kerja, Honor Anggota Dewan di Dharmasraya Ini Masih Diberikan

PULAU PUNJUNG (SumbarFokus)

Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dharmasryaa, Sumatera Barat (Sumbar), Nasution, di Pulau Punjung, Jumat (5/2/2021), mengungkapkan bahwa salah seorang anggota DPRD daerah tersebut, berinisial BAS, masih merima honor sebagai anggota DPRD setempat meski sudah enam bulan lebih berstatus DPO kepolisian atas dugaan keterlibatan kasus penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

"Gaji pokok beserta tunjangannya masih diberikan kepada Pak Bobi karena masih tercatat sebagai anggota dewan aktif," ujarnya.

Disebutkan, Sekretariat DPRD hingga kini tidak menerima pemberitahuan secara tertulis dari pihak kepolisian setempat terkait proses hukum yang dijalani BAS.


"Belum ada surat mengenai status pak Bobi dari polisi," kata Nasution.

Setidaknya, hingga kini, BAS sudah lebih enam bulan tak masuk kerja dan enam kali tidak mengikuti sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Dharmasraya menetapkan oknum anggota DPRD setempat berinisial BAS dalam daftar pencarian orang (DPO) atas dugaan kasus penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

"Upaya pencarian pelaku masih terus dilakukan," kata Kapolres Dharmasraya AKBP Aditiya Galayudha Ferdiansyah, di Pulau Punjung, Rabu (3/2/2021).

Ia mengatakan BAS adalah anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya periode 2019-2024 sudah berstatus DPO sejak 26 Agustus 2020. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020