Dirut Bulog, Budi Waseso memperkenalkan beras saset 200 gram kepada Wagub Sumbar Nasrul Abit saat meninjau Gudang Bulog Drive Sumbar, Jumat sore (26/10/108). (Foto: Wahyu)


Ekonomi

Beras Saset 200 Gram Mulai Hadir di Sumbar

PADANG (SumbarFokus)

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) sekitar bulan Juli 2018 lalu meluncurkan produk beras sachet kemasan 200 gram yang dijualnya seharga Rp 2.500 per saset. Beras sachet tersebut saat ini dijual di berbagai gerai, mulai dari ritel besar hingga warung berskala kecil.

“Beras 200 gram kualitas premium ini kita utamakan dari beras lokal agar sesuai selera masyarakat setempat,” papar Dirut Bulog Budi Waseso kepada SumbarFokus saat meninjau Gudang Bulog Drive Sumatera Barat (Sumbar), Jumat sore (26/10/108).

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) ini mengatakan, ada kemungkinan harga "Beras Kita" ini akan dipatok sama untuk seluruh daerah di Indonesia.


Dikatakan pria yang akrab disapa Buwas ini bahwa beras sachet ini masih relatif baru dan belum banyak dikenal masyarakat daerah luar Jawa.

Dalam proses pengemasannya kata dia, dilakukan oleh masing-masing Divre Bulog dengan menjamin keamanan, kualitas, dan harga.

“Di sini kita bukan mencari keuntungan tapi menghadirkan solusi untuk kebutuhan pangan yakni beras bagi masyarakat, terutama bagi yang berekonomi menengah ke bawah,” sebut Buwas.

Selain "Beras Kita" kemasan kecil 200 gram kata dia menambahkan, Bulog juga menyediakan beras kemasan 5 kilogram. Kemudian pihak Bulog juga mengemas produk lainnya seperti Gula Kita, Terigu Kita, dan Minyak Goreng Kita, dengan berbagai ukuran kemasan.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dalam kesempatan yang sama sangat mengapresisasi inovasi yang dilakukan Bulog ini. Salah satu alasannya karena akan sangat memudahkan masyarakat mendapatkan produk yang murah, mudah, dan tetap berkualitas.

"Kemasan pangan seperti ini sangat efektif dan efisien bagi masyarakat, apalagi digunakan untuk bantuan ke daerah bencana," sebut Nasrul Abit.

Sementara Kepala Bulog Divre Sumbar Suharto Djabar mengatakan, distribusi atau penjualan beras sachet ini sudah mulai dijual di Sumbar. Hanya saja dikatakannya belum maksimal, dan sekaligus belum familiar bagi masyarakat provinsi ini.

“Masyarakat kita kalau beli beras biasanya banyak karena kaluarganya banyak pula. Jadi mereka membeli beras bukan dalam ukuran kecil. Tapi kita berusaha nanti beras sachet ini ada di setiap kedai di daerah Sumbar,” pungkasnya. (005)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Ada 186 Komentar untuk Berita Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *