Walikota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias. (Foto: Ist.)


Peristiwa

Beberapa Pasien Positif COVID-19 di Sumbar Berangsur Membaik

BUKITTINGGI (SumbarFokus)

Kondisi dua warga Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), yang dinyatakan positif coronavirus disease 2019 (COVID-19) dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) berangsur membaik.

"Keduanya berangsur membaik dan kembali dilakukan pemeriksaan swab," kata Walikota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias di Bukittinggi, Senin (30/3/2020).

Dijelaskan, untuk dinyatakan sembuh atau negatif, seorang pasien yang sudah dinyatakan positif mesti kembali diperiksa cairan hidung dan tenggorokannya atau pemeriksaan swab sebanyak dua kali.


"Dua warga kita ini sekarang mulai membaik, sampel cairan tenggorokan sudah dikirim kembali dan menunggu hasil. Jika negatif maka akan dikirim lagi," katanya.

Di RSAM sendiri saat ini terdapat 14 warga dari dalam dan luar Bukittinggi yang sedang menjalani isolasi. Dalam usaha pencegahan penularan virus corona jenis baru, pemerintah setempat sudah melakukan sejumlah upaya seperti penyemprotam disinfektan di area publik dan perkantoran, pembagian masker.

Selanjutnya juga dilakukan penempatan sabun cuci tangan dan air bersih di titik-titik strategis untuk dimanfaatkan warga yang mungkin sedang berada di luar ruangan. Masyarakat juga diimbau untuk mengenakan masker, menjaga jarak hingga mengurangi interaksi dengan warga lainnya dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Jika sudah sama-sama saling menjaga jarak, menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat, kami yakini kita bisa memutus rantai penularan COVID-19 ini," ujarnya.

Seorang pasien asal Pesisir Selatan juga mulai membaik

Sementara, satu dari dua warga Kabupaten Pesisir Selatan yang positif terpapar virus Corona jenis baru atau COVID-19, kini kondisinya juga mulai membaik.

Kita Peduli!

"Dua orang yang positif COVID-19 saat ini dalam perawatan di RSUP M Jamil Padang. Satu dari dua orang tersebut, kondisinya sudah mulai membaik karena telah menjalani perawatan beberapa hari di sana" kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Pesisir Selatan Rinaldi di Painan, Senin (30/3/2020).

"Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni yang memberitahu kabar baik tersebut, setelah beliau berkomunikasi dengan yang bersangkutan via daring," sebutnya.

Selain kedua orang yang positif terinfeksi COVID-19, katanya menambahkan sebanyak 107 masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan tiga orang masuk daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Warga Pesisir Selatan yang berstatus PDP, dua di antaranya menjalani perawatan di RSUP M Jamil Padang dan satunya lagi di RSUD M Zein Painan.

Berikutnya yang berstatus ODP mulai hari ini diisolasi di Rusunawa yang berada di Kampung Muaro, Nagari Painan Selatan selama 14 hari ke depan.

Meminimalkan paparan COVID-19 beberapa upaya terus dilakukan mulai dari memperkuat sosialisasi hingga penyemprotan disinfektan ke banyak lokasi. Pengecekan warga yang masuk melalui perbatasan juga diperketat dengan melibatkan personel lintas instansi seperti polisi, satpol PP, tenaga medis dan lainnya. Begitu juga dengan alokasi anggaran yang akan dikucurkan juga terus diperkuat dari awalnya diangka Rp2,6 miliar menjadi Rp11 miliar.

"Perihal anggaran bisa saja bertambah seiring dengan meningkatnya kebutuhan," sebut Rinaldi. (001/002)

 

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018