Enam kecamatan di Kota Padang laksanakan PSU di 46 TPS. (Foto: Ist.)


Politik

Bawaslu Padang Perketat Pengawasan Praktik Politik Uang Jelang PSU

PADANG (SumbarFokus)

Jelang dilaksanakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 46 TPS di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang memperkuat pengawasan terhadap praktik politik uang. Ini ditegaskan oleh Komisioner Bawaslu Kota Padang Firdaus Yusri di Padang, baru-baru ini.

Disebutkan, langkah pertama yang dilakukan adalah memperpanjang SK pengawas di TPS yang telah berakhir ketika pemilu serentak 17 April lalu.

“Setelah memperpanjang masa kerja pengawas TPS kami terus lakukan pengawasan di lapangan dengan mendatangi daerah-daerah rawan terjadi politik uang,” sebutnya.


Dikatakan, ada beberapa lokasi rawan terjadinya politik uang seperti kawasan tempat tinggal calon anggota legislatif, kawasan tempat tinggal tim pemenangan, kantor partai dan beberapa lokasi lainnya.
Ia mengakui banyak informasi yang menyebutkan adanya praktik politik uang di Kota Padang namun sejauh ini dari pemantauan tim di lapangan pihaknya belum menemukan.

“Kami terus melakukan pengawasan mulai dari tingkat TPS, kelurahan, kecamatan hingga kota,” katanya.
Terkait dilaksanakannya PSU di Kota Padang, dirinya mengatakan Bawaslu sebelumnya merekomendasikan sebanyak 53 TPS agar melakukan PSU karena ditemukan warga yang tidak berhak mencoblos namun tetap diperboolehkan mencoblos dalam pemilu 17 April lalu.

“Temuan kami di lapangan KPPS memperbolehkan mereka mencoblos meskipun tim pengawas TPS sudah melarang dan terjadi perdebatan di lokasi tersebut,” kata dia.

Hasil koordinasi Bawaslu dengan KPU hasilnya PSU dilaksanakan di 46 TPS di Kota Padang yang terdiri dari enam kecamatan.

Sebelumnya Ketua KPU Kota Padang M Sawati merincikan keenam kecamatan yang menggelar PSU adalah Kecamatan Koto Tangah 28 TPS, Kecamatan Nanggalo tujuh TPS, Kecamatan Padang Timur sebanyak lima TPS, Kecamatan Kuranji sebanyak tiga TPS, Koto Tangah dua TPS dan Kecamatan Lubuk Begalung sebanyak satu TPS.

Setiap TPS akan mengulang pemungutan suara secara berbeda tergantung kesalahan yang dilakukan pada Rabu (17/4/2019) lalu. (002)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      padangpemilu