Direktur Universitas Terbuka UPBJJ Padang Yusrafiddin, mengundang pecinta perguruan tinggi untuk menimba ilmu di UT Padang. Banyak beasiswa di Universitas Terbuka. Perkuliahan juga mudah diakses, terjangkau biayanya, dan fleksibel belajarnya. (Foto: Yeyen)


Pendidikan

Banyak Beasiswa di Universitas Terbuka, Perkuliahan Makin Mudah dan Murah

PADANG (SumbarFokus)

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Universitas Terbuka (UT) juga mendapat beberapa kuota beasiswa. Setiap tahun, UT mendapat Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi dari Pemerintah. Selain itu, juga ada beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan penyaluran Coorporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan pada mahasiswa.

“UT tersebar di seluruh Indonesia. Kita diberikan kuota oleh pemerintah, misalnya 2000, itu didistribusikan oleh UT Pusat ke beberapa Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ)  UT. Untuk UPBJJ Padang, tahun ini Kita dapat 25 orang. Kita berikan ke calon mahasiswa di Kota Bukittinggi. Namun, mahasiswa-mahasiswanya berasal dari berbagai kabupaten seperti Agam, Solok, Padang Panjang, dan lainnya. Sesuai persyaratan, mereka semua para fresh graduate,” terang Direktur UT UPBJJ Padang, Yusrafiddin, pada SumbarFokus baru-baru ini.

Kuota Bidikmisi, dijelaskan, diberikan oleh UT Pusat kepada UPBJJ yang bisa mempertahankan keberlanjutan studi mahasiswanya, dan ini sesuai dengan persyaratan beasiswa Bidikmisi sendiri.


Selain itu, untuk PPA, ada syarat akademik perkuliahan dilibatkan untuk mendapatkannya. Beasiswa dari Kemenristekdikti yang disalurkan setiap semester ini diberikan pada mahasiswa aktif jenjang Sarjana dan Diploma IV, terbuka untuk seluruh mahasiswa (dalam dan luar negeri, guru dan non-guru).

“Tahun kemarin, ada puluhan mahasiswa kita yang dapat beasiswa PPA,” imbuh orang nomor satu di manajemen UT Padang ini.

Selain itu, UT juga menunjukkan loyalitas mengupayakan kemudahan bagi para mahasiswanya dengan mencarikan sumber-sumber dana dari mitra-mitra demi keberlangsungan studi yang baik. Seperti baru-baru ini, UT mendapatkan CSR dari sebuah BUMN yang kemudian disalurkan kepada 25 orang calon mahasiswanya dari Pesisir Selatan.

“Kita sudah undang mereka untuk wawancara. Kita ingin tahu minat dan motivasi mereka, karena kalau sudah dapat beasiswa, mereka diharapkan bertahan.  Ini freshgraduate juga, kecuali satu lulusan 2018, off setahun,” ungkap Yusrafiddin.

Direktur UT menyebutkan, UT merasa sangat senang telah bisa berkontribusi dalam pembangunan peningkatan sumber daya manusia pada jenjang pendidikan tinggi, khususnya di Sumatera Barat.

Setiap semester, jelas Yusrafiddin lagi, UT Padang melakukan evaluasi dan monitoring terhadap para mahasiswa penerima beasiswa. Monitoring ini meliputi keaktifan belajar dan mengikuti Tutorial Tatapan Muka dan hasil belajar para mahasiswa penerima beasiswa. Ini juga dilakukan untuk membantu para mahasiswa bisa mempertahankan studi mereka di UT Padang.

“Hasil Monev ini Kita sampaikan kepada mahasiswa yang bersangkutan sebagai tindaklanjutnya. Itu kita sampaikan pada akhir semester, sebelum mahasiswa yang bersangkutan melanjutkan ke semester berikutnya,” tutur Yusrafiddin.

 Dengan dilakukannya monitoring dan evaluasi, mahasiswa diharapkan mengerti dan paham mengenai kekuatan dan kelemahan mereka dalam menjalankan studi.

“Dengan demikian, mahasiswa Kita terbimbing dan melakukan perbaikan serta peningkatan hasil belajar mereka di semester selanjutnya,” pungkas Yusrafiddin. (003)

 

 

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *