Bantuan kambing Ettawa LKKS Sumbar ke Posdaya Tunas Harapan Balairejo Pasaman Barat mulai dirasakan manfaatnya.



Bantuan LKKS Sumbar Mulai Dirasakan Manfaatnya

BANDAREJO (SumbarFokus)

Kambing Ettawa yang merupakan bantuan dari Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar, yang diserahkan Ketua Umum LKKS Sumbar Nevi Zuairina, pada Oktober 2015 lalu untuk 25 anggota Posdaya Tunas Harapan, Nagari LIngkung Aua Bandarejo Pasaman Barat, Sumatera Barat, kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat

Tarsono, merupakan salah seorang yang begitu merasakan perbaikan ekonomi terhadap keluarganya.

Menurut dia, kambingnya dari seekor berkembang jadi 15 ekor. Dia pun bisa beli sapi dari penjualan kambingnya. Dapat pula uang simpanan Rp15 juta.


Nevi Zuaurina yang didampingi Ketua Harian LKKS Sumbar Parlagutan Nasution dan tim monitoring dan evaluasi tentu saja gembira mendapatkan kenyataan berhasilnya anggota Posdaya Tunas Harapan memanfaatkan bantuan yang mereka terima. Keberhasilan mereka dirasakan manfaat oleh yang lain.

"Ini tentu jadi bahan evaluasi bagi Baznas Sumbar," katanya usai monitoring dan evaluasi Selasa 17 Juli 2018.

Menurut Nevi bisa saja Baznas atau CSR dari perusahaan yang ada di Sumbar diarahkan untuk pengembangan selanjutnya.

"Saya sangat mengapresiasi anggota Posdaya Tunas Harapan menunjukkan rasa syukurnya dengan mengembangbiakkan kambing mereka dengan baik. Mereka mau pula berbagi nikmat yang mereka terima kepada saudaranya," ungkapnya dengan nada gembira.

Nevi pun berandai-andai jika semua penerima bantuan mau dan mampu memanfaatkan bantuan dengan baik, niscaya pengentasan kemiskinan kan penanganan kesejahteraan sosial bisa lebih baik lagi.

Gulirkan Bantuan

Kita Peduli!

Tarsono yang berhasil mulai menggulirkan kambing Ettawa ke temannya secara diam-diam mulai punya rencana mulia.

"Alhamdulillah mulai pertengahan tahun ini, saya sudah bisa punya seekor sapi dan menggulirkan ke teman satu ekor kambing. Diharapkan dia pun bisa menggulirkan ke rekan lainnya," ungkapnya.

Ia menegaskan serah terima kambing belum ada tanda hitam di atas putihnya. Tapi dia yakin, dengan ijab kabul harus menggulirkan ke anggota Posdaya lainnya lebih memotivasi dan lebih mengikat sang penerima bantuan kambing.

"Ini cara kami bersyukur atas anugerah yang kami terima. Kami berharap rekan-rekan di Posdaya Tunas Harapan merasakan manfaat bantuan Baznas lewat LKKS Sumbar ini," ujarnya.

Bahkan Tarsono berharap warga kurang mampu di Bandarejo bisa mendapatkan giliran merasakan manfaat sebagaimana yang dirasakannya saat ini.

Dia menilai kambing mahal yang diterimanya 2,8 tahun lalu itu sangat menggembirakan dirinya. Apalagi yang menyerahkan isteri Gubernur Sumbar, Nevi Zuairina. Hanya satu yang terbayang baginya, bantuan itu harus dijaga dan dikembangbiakkan.

"Kini saya bahagia melaporkan hasilnya pada beliau. Senang melihat kegembiraan di wajah beliau saat tahu hasil bagus yang saya dapatkan," pungkasnya. (006)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      pasaman-barat