ATM beras pertama di Sumatera Barat, operasional pertamanya diresmikan Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah pada 10 Februari 2019. (Foto: Anizur)


Ekonomi

ATM Beras Pertama di Sumbar Semakin Eksis

AGAM (SumbarFokus) 

ATM beras pertama di Sumatera Barat (Sumbar), yang operasional pertamanya diresmikan Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah tanggal pada 10 Februari 2019 lalu, terbukti memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Hingga kini makin eksis, bahkan menjadi bagian dari aktivitas sosial dalam masyarakat sejak diluncurkan.

Hal tersebut diketahui saat Camat Tilatang Kamang Ade Harlien bersama Kapolsek serta Walinagari Gaduik, mengunjungi Masjid Taqwa Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM) Nagari Gaduik kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam dalam rangka diskusi dengan pengurus terkait progres operasional ATM beras tersebut, Minggu (14/7/2019).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Camat Tilatang Kamang diterima salah seorang pengurus Masjid Taqwa Rango Malai, Aisyiyah, yang menyebut bahwa operasional ATM beras berjalan lancar bahkan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin yang membutuhkan.


“ATM beras ini dimanfaatkan untuk KK miskin, terutama yang tidak mendapat program Rastra dan PKH, ” jelas Aisyiah.

Dikatakan, saat operasional pertama diberikan untuk 26 KK miskin, setelah operasional ATM beras sudah berjalan selama lima bulan terakhir, mengalami peningkatan untuk 40 KK miskin.

KK Miskin penerima beras menerima tiap minggunya, setelah shalat Subuh berjamaah serta pengajian.

"Bagi yang tidak ikut shalat subuh berjamaah atau pengajian beras diberikan,” ulasnya.

Ditambahkan Aisyiah, saat ini dialokasikan dua kilogram beras untuk setiap KK Miskin. Pengurus dan pengelola ATM beras itu meyakinkan, ke depan volume beras yang akan diberikan akan tingkatkan,.

Alhamdulliah beras untuk KK miskin ini selalu tersedia, berasal dari sumbangan perantau, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang peduli,” jelas Aisyiah lagi.

Camat Tilatang Kamang Ade Harlien saat survei dan menerima laporan dari pengurus dan pengelola ATM beras mesjid Takwa Ranggo Malai itu, mengaku bangga dan sangat berterimakasih atas konsistensi program kepedulian sosial yang dilakukan masyarakat melalui mesjid Takwa tersebut.

Ade Harlien memberi apresiasi, ATM beras itu terus meningkat, baik jumlah KK miskin penerima, maupun volumenya.

”Ini membuktikan ATM beras sangat bermanfaat bagi KK miskin, bahkan ini membuktikan tingginya kepedulian masyarakat, sejalan dengan Gerakan Nagari Madani semakin digiatkan saat ini,” kata Ade Harlien.

Ade Harlien meyakinkan, dengan lancarnya operasional ATM beras tersebut, bisa menjadi barometer untuk bisa dikembangkan di masjid-masjid lainnya di Kecamatan Tilatang Kamang.

"Kita akan terus dorong seluruh mesjid melakukan langkah serupa,” tegas Ade Harlien. (007)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      agam