HLM TPID dipimpin oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Kantor Bank Indonesia Sumbar, Jumat (21/2/2020). (Foto : Miftahul Ilmi)


Ekonomi

Antisipasi Kesiapan Pasokan Jelang Ramadan Dibahas dalam HLM TPID Sumbar

PADANG (SumbarFokus)

Guna mengendalikan inflasi, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno beserta perwakilan beberapa instansi terkait menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumbar, Jumat (21/2/2020). Rapat rutin tersebut berlangsung di Kantor Bank Indonesia (BI) Sumbar.

Beberapa poin penting dibahas dalam rapat tersebut, di antaranya peningkatan koordinasi dalam menjaga pasokan menjelang beberapa event besar di Sumbar dan persiapan menghadapi bulan suci Ramadan 1441 hijriah.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, HLM ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan per tiga bulan untuk membicarakan pengendalian inflasi.


"Ini target utamanya cuma satu, yaitu mengendalikan inflasi, supaya kita menjaga supply-demand dengan segala macam komiditi yang berpotensi untuk inflasi, baik itu cabe, bawang merah, bawang putih, jengkol, tiket, BBM dan lain-lain," jelas Gubernur.

Tambah Gubernur, semua potensi tersebut akan diupayakan, diantisipasi, diprediksi, dan ditindaklanjuti.

"Itu kita coba antisipasi kita prediksi, kita tindaklanjuti, sehingga Insyaallah inflasi kita tetap terkendali. Dan juga untuk bulan Januari, walaupun akan naik tapi masih terkendali insyaallah. Untuk bulan-bulan ke depannya Kita coba antisipasi untuk inflasinya tetap terkendali," terangnya.

Irwan menuturkan, untuk bulan puasa nanti juga akan diadakan rapat khusus persiapan bulan puasa.

"sekarang masih rapat rutin. Persiapan bulan puasa pasti butuh beras banyak, gula pasir untuk berbuka, itu kita persiapkan satgas pangan dan pengendalian ekspektasi inflasi masyarakat sejak dini baik secara Provinsi maupun secara Nasional," tuturnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BI wilayah Sumbar Wahyu Purnama menerangkan, memasuki bulan puasa ada beberapa komoditas yang perlu diwaspadai. Menurut dia, gula pasir termasuk di antaranya, karena pasokan gula pasir sudah mulai agak tegang, menurut Wahyu.

Wahyu menyampaikan, arahan Gubernur untuk selalu berkoordinasi dan menjaga kekompakan antar instansi setiap Kabupaten/Kota maupun Provinsi perlu dijaga. Selain itu, menurut Wahyu, operasi pasar perlu digerakkan jelang Ramadan. (013)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      bank-indonesia