Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meletakkan batu pertama pembangunan masjid baru di Kantor Gubernur, disaksikan Wagub Sumbar Nasrul Abit, Sekdaprov Akwis, dan Kabiro Umum Herzadi Lazran di Padang, Senin (15/7/2019) pagi. (Foto: Wahyu)


Pemerintahan

Anggarkan Dana Rp4,5 Miliar Pembangunan Masjid Kantor Gubernur, Kontraktor Diingatkan Bekerja Jujur

PADANG (SumbarFokus)

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan membangun masjid baru di lingkungan kantor gubernur yang lebih presentatif. Diketahui, masjid yang ada saat ini sudah berumur 40 tahun dan kurang bisa menampung jamaah saat beribadah.

Dalam pembangunan masjid dengan lahas seluas 600 meter tersebut, kontraktor pemenang tender diingatkan untuk bersikap jujur, bertanggungjawab, serta bisa bekerja tepat waktu sesuai kesepakatan awal.

“Kontraktor harus ingat, jujur serta bertanggungjawab, tolong selesaikan tepat waktu. Jangan sampai diserahkan subkontraktor lain lagi,” tegas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat meletakkan batu pertama, Senin (15/7/2019) pagi.


Gubernur Sumbar dua periode ini menekankan, agar kontraktor yang menang tender tidak molor dalam mengerjakan pembangunan masjid ini. Selain itu juga jangan sampai terlibat dalam permasalahan hukum, apalagi yang dibangun ialah tempat ibadah.

“Yang akan dibangun ini rumah ibadah, jangan ada kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam pembangunan ini, apalagi sampai bermasalah dengan penegak hukum,” ujarnya.

Begitu pula Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang hadir waktu itu, juga berharap agar proses pembangunan masjid ini. Selain itu, ia ikut mengingatkan agar tidak ada kecurangan atau sampai men-subkontraktor-kan.

“Target kita selesai 2020. Jadi kontraktornya memang kita harapkan lebih bertanggungjawab, jangan sampai dilemparkan pula ke kontraktor lain,” katanya.

Sementara Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar Herzadi Lazran, pembangunan Mesjid baru ini akan menghabiskan anggaran sekitar Rp4,6 miliar, dalam pengerjaannya dalam waktu II tahap.

Tahap satu akan dibangun struktur pondasi dan kubah, dengan anggaran sekitar Rp2,9 miliar,” sebutnya.

Kemudian Herzadi melanjutkan, untuk tahap kedua merupakan tahap penyelesaian yang akan dilaksanakan tahun 2020, dengan anggaran sebesar Rp1,7 miliar. Namun demikian, akan diusahakan bisa selesai sebelum target.

“Pengerjaannya selama 150 hari kalender, dan sudah dimulai pada Juli ini dan selesai Desember 2019,” pungkasnya di hadapan Sekda Sumbar Alwis serta Kepala OPD Provinsi Sumbar lainnya. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *