Menkes RI Nila Moeloek memperlihatkan Akreditasi Internasional yang diraih RSUP M.Djamil Padang, didampingi Kadinkes Sumbar Merry Yuliesday, Dirut RSUP M Djamil Yusirwan Yusuf, dan Sekretaris Esksekutif KARS Djoti Atmodjo di Padang, Senin (15/4/2019). (Foto: Wahyu)


Ekonomi

Akreditasi Internasional RSUP M Djamil Jangan "Stempel" Belaka

PADANG (SumbarFokus)

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat melalui keberadaan rumah-rumah sakit, tak terkecuali Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang.

Bahkan, rumah sakit yang telah berhasil meraih Akreditasi Internasional di bidang pelayanan ini, dituntut bisa jadi percontohan bagi rumah sakit lainnya di Sumbar.

Hal itu ditekankan oleh Sekretaris Eksekutif Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Djoti Atmodjo, Senin (15/4/2019), dalam Rapat Koordinasi Program Kesehatan Masyarakat Daerah (Rakorkesda) Sumbar di Padang.

Iklan Dalam Berita

“Kita harapkan, capaian akreditasi bukan sekedar stempel. Masyarakatlah sesungguhnya yang mengakui layak atau tidak rumah sakit ini menyandang Akreditasi Internasional," ujar Djoti.

Ia menjelaskan, sebelum meraih akreditasi internasional, ada capaian akreditasi yang harus ditempuh oleh rumah sakit yang bersangkutan. Tingkatannya dimulai dari tingkat dasar, madya, paripurna, hingga tingkat nasional.

“Saat ini baru tiga rumah sakit di Indonesia yang berstandar internasional, yakni RSUD Dr Syaiful Anwar Malang, Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta, dan RSUP M Djamil Padang,” ungkap Djoti.

Mengenai KARS, Djoti menyebutkan, lembaga ini sudah diakreditasi oleh badan internasional yakni International Society for Quality in Health Care (ISQua). Dengan demikian, KARS dinilai setara dengan badan akreditasi internasional lainnya di dunia.

“KARS ini sudah diakui ISQua tiga hal, seperti standarisasi, organisasi, dan pelatihan surveyor. Makanya RSUP M Djamil Padang, mendapatkan capaian tertinggi secara internasional,” sebutnya.

Terkait ini, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila Moeloek menambahkan, akreditasi merupakan salah satu upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Terutama perubahan perilaku pelayanan kepada masyarakat, apalagi terkait keselamatan pasien.

“Akreditasi ini supaya nanti perilaku kita berubah, sebab perilaku tenaga kesehatan itu penting. Komunikasi yang baik saja, pasien sudah senang, dan ada semangat untuk sembuh,” ujar Nila.

Sementara, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sangat mengapresiasi diraihnya akreditasi internasional oleh RSUP M. Djamil.

“Selaku Gubernur, kita sangat senang dan bangga atas prestasi ini. Mudah-mudahan ini menjadi suatu wujud peningkatan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ungkap Irwan. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *