Ilustrasi. (Foto: Ist.)


Pariwisata

Agar Beragam, Pedagang di Objek Wisata Pariaman Diimbau untuk Jual Kuliner Tradisional

PARIAMAN (SumbarFokus)

Pedagang di kawasan objek wisata di Kota Pariaman, Sumatera Abrat (Sumbar), diimbau untuk menjual kuliner tradisional setempat guna melestarikan dan mengenalkan makanan khas daerah itu kepada wisatawan. Saat ini, pedagang di objek wisata juga tidak beragam dalam menjual dagangan. Padahal, disebutkan oleh Pelaksana Tugas Walikota (Wako) Pariaman Mardison Mahyuddin,  Pariaman memiliki banyak makanan tradisional yang dapat dijual oleh pedagang yang berpotensi digemari oleh wisatawan.

Dicontohkan, ada banyak jenis makanan tradisional setempat, seperti nasi sala, cendol, sate, kue talam, dan kacimuih.

"Ada banyak makanan tradisional di Pariaman yang tentu dapat dijual warga," ujarnya.


Setidaknya 40 persen dari 7.839 pelaku usaha mikro kecil menengah di Pariaman merupakan pedagang yang bergerak di bidang kuliner, yang hal itu berpotensi untuk mengangkat kembali makanan tradisional di Pariaman.

Mardison juga menyampaikan pentingnya menetapkan label harga barang dagangan agar wisatawan tidak merasa tertipu ketika berbelanja di daerah itu.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit mengatakan, dengan pedagang memiliki dagangan yang beragam maka wisatawan juga dapat memilih makanan yang akan dinikmatinya.

Ia menyampaikan pihaknya rutin memberikan pelatihan dan pemahaman akan pentingnya variasi makanan kepada pedagang di daerah itu.

"Kami pun akan memesan kursi untuk di objek wisata sehingga dimanapun pengunjung duduk mereka bisa memesan makanan apa saja," ujarnya.

Ia menjelaskan hal tersebut dilakukan karena selama ini ada pedagang yang melarang pengunjung duduk di kursinya hanya karena pengunjung itu tidak membeli dagangannya. (002)

Kita Peduli!

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020