Jubir Percepatan Penanganan COVID-19 Sumbar, yang juga Kepala Diskominfo Sumbar, Jasman Rizal. (Foto: Ist.)


Peristiwa

90 Kasus Positif COVID-19 Sabtu Pagi! Kasus dari Pasbar Seluruhnya Dokter

PADANG (SumbarFokus)

Laporan sementara hasil pemeriksaan sampel spesimen COVID-19, disebutkan Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Sumatera Barat (Sumbar) Jasman Rizal, menunjukkan angka yang lagi-lagi mengejutkan di Sabtu (29/8/2020) pagi. Dinyatakan 90 spesimen terkonfirmasi positif COVID-19.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dimaksud, di dapat hasil sementara 90 orang terkonfirmasi positif,” sebut Jasman.

Diuraikan, 10 daerah menyumbang penambahan kasus positif COVID-19 tersebut, yaitu dari:


1. Kota Padang 46 orang;

2. Kabupaten Dharmasraya 1 orang;

3. Kab Padang Pariaman 9 orang;

4. Kabupaten Lima Puluh Kota 4 orang;

5. Kabupaten Pesisir Selatan 5 orang;

6. Kabupaten Sijunjung 2 orang;

Kita Peduli!

7. Kabupaten Solok 3 orang;

8. Kabupaten Agam 8 orang; dan

9. Kabupaten Pasaman Barat 10 orang; dan

10. Kota Payakumbuh 2 orang.

 

“Sementara, yang sembuh dilaporkan 4 orang hari ini,” tambah Jasman.

Sedangkan positivity rate Sumbar hari ini menunjukkan angka 2,8 poersen.

“Kita sangat prihatin, karena di Kabupaten Pasaman Barat, 10 orang yang terinfeksi tersebut semuanya adalah dokter di RSUD Pasaman Barat. Kita berharap, pasien jujur dengan apa yang ditanyakan oleh tenaga kesehatan disaat memeriksakan kesehatan, dan Kita berharap agar tenaga kesehatan lebih ketat lagi menjalani protokol kesehatan disaat melaksanakan tugasnya,” tutur Jasman prihatin.

Jasman mengimbau, agar penanganan penyebaran COVID-19 bisa tertangani dengan baik, daerah yang masih minim kasus bisa segera mengirimkan sampel spesimennya sesuai target testing rate yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan data Kami, masih banyak daerah yang enggan mengirimkan sampelk spesimen warganya ke Lab. Kita khawatir, kalau tidak segera mengirimkan sample spesimen warganya, kita akan kesulitan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Sumbar,” tegas Jasman.

Menurut Jasman, daerah tidak perlu enggan, karena jika enggan sama saja dengan menunggu bom waktu meledak.

“Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada perkembangan dan penyesuaian data lebih lanjut, nanti sore akan Kami perbaiki dan umumkan di website resmi Pemprov Sumbar, yaitu di  https://www.sumbarprov.go.id/,” pungkas Jasman. (000)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020