Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberikan arahan kepada 826 CPNS yang telah menerima SK Pengangkatan di Auditorium Gubernuran, Jumat (5/4/2019). (Foto: Wahyu)


Pemerintahan

826 CPNS Terima SK Pengangkatan, Pemprov Sumbar Masih Kekurangan Pegawai

PADANG (SumbarFokus)
Sebanyak 826 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) formasi tahun 2018, menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan di Padang, Jumat (5/4/2019).

Mereka yang menerima SK tersebut terdiri dari 262 orang tenaga kesehatan, 511 guru dan 53 orang tenaga teknis. Jumlah ini diungkapkan masih belum bisa menutupi kekurangan pegawai di Pemprov, terutama untuk dinas-dinas yang membutuhkan banyak tenaga teknis.

"Jumlah kebutuhan formasi 2018 sebanyak 864.104 orang. Jadi kita masih kekurangan, seperti Dinas ESDM, Pertanian, Peternakan, Perhubungan dan beberapa Dinas lainnya," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno usai menyerahkan SK di Auditorium Gubernuran.

Dalam keterangannya, kekurangan pegawai ini dikarenakan banyaknya yang sudah dan akan pensiun, serta belum ada gantinya. Maka ke dalam waktu dekat, pihaknya akan mengusulkan kebutuhan pegawai di Sumbar, meskipun yang menentukan kuota formasi pihak Pusat.


"Harapan kita jumlah kuota formasi CPNS ke depannya meningkat, sesuai kebutuhan pegawai di Sumbar," kata Irwan.

Ia mengungkapkan, tenaga kesehatan yang menerima SK CPNS saat ini akan ditempatkan di beberapa rumah sakit, seperti RSUD Pariaman, RS Ahmad Mochtar, RS HB Saanin, RS Mohammad Natsir dan RS Paru. 

"Kalau 511 orang tenaga guru akan disebar di beberapa SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Pemprov Sumbar," terang alumni Psikologi UI itu.

Sebaliknya, untuk tenaga teknis akan ditempatkan di Dinas Pengembangan Sumber Daya Air, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tata Ruang Perumahan Permukiman dan Pertanahan, Badan Kepegawaian Daerah, Biro Organisasi, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pariwisata.

"Kita berharap CPNS yang baru diangkat ini bisa bekerja dengan serius dan profesional. Mengikuti aturan, menjadi pegawai yang berkinerja dan kedepannya bisa menjadi pejabat," ungkapnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Sumbar Yulitar mengatakan, jumlah pelamar CPNS di lingkup Pemprov Sumbar tahun 2018 lalu ini, yakni sebanyak 12.565 orang, dari jumlah kebutuhan formasi 864.104 orang.

Dari jumlah tersebut, pelamar yang memenuhi syarat hanya 12.281 orang, sedangkan yang tidak memenuhi syarat mencapai 375 orang. Pelamar yang tidak memenuhi syarat ini, mayoritas dikarenakan ketidaklengkapan dokumen yang dibutuhkan.

"Pelaksanaan tes CPNS ini sudah terbuka dan transparan, karena sudah sistem komputerisasi. Makanya banyak yang tidak memenuhi syarat, misalnya dokumen yang diberikan tidak sesuai dengan kompetensi yang dilamar," jelasnya. (005)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018