Seorang warga sedang menjalani proses pemeriksaan rapid test antigen. (Foto: YEYEN)


Peristiwa

700-an Penambahan COVID-19 dalam Satu Hari, Tertinggi di Sumbar sejak Pandemi

PADANG (SumbarFokus)

Data sementara disampaikan oleh Dr. Andani, Penanggungjawab Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, Rabu (7/7/2021) pagi, sebanyak 716 warga Sumatera Barat (Sumbar) terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19.

“Dari sampel terperiksa sebanyak 2.981, atau positivity rate sebesar 29,63 persen. Ini adalah hasil pemeriksaan sampel spesimen kemarin, 6 Juli 2021, yang hasilnya keluar hari ini,” sebut Juru Bicara Satgas COVID-19 Sumbar Jasman Rizal, yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Statistik Sumbar, Rabu pagi itu.

Jasman menekankan, jumlah ini merupakan rekor tertinggi di Sumbar, terhitung sejak pandemi COVID-19 merebak.


Sementara, hari sebelumnya, Selasa (6/7/2021), diketahui bahwa telah mencapai angka 53.511 jumlah warga Sumbar yang terinfeksi COVID-19. Di Selasa itu, 305 warga teridentifikasi terpapar COVID-19, dan yang sembuh di hari itu 245 orang.

Sedangkan untuk zona daerah, Kabupaten Padang Pariaman masih tercatat sebagai daerah yang masuk zona merah. Untuk zona oranye tercatat ada sebelas daerah, yaitu Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Padang Panjang, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Agam.

Kemudian, diketahui, ada tujuh daerah masuk dalam kelompok zona kuning, yaitu Kabupaten Pasaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Pariaman, Kota Payakumbuh, Kabupaten Solok Selatan, Kota Solok, dan Kabupaten Sijunjung. (000/003)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2021




      sumbar