Bawaslu Kota Padang rekomendasikan 53 TPS lakukan PSU. (Foto: Ist.)


Lain-lain

53 TPS di Padang "Disuruh" Lakukan Pemungutan Suara Ulang

PADANG (SumbarFokus)

Lima puluh tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Padang, Sumatera Barat, direkomendasikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Rekomendasi ini dinilai perlu diberikan karena terjadi keteledoran yang membuat orang yang tidak berhak memilih namun diperbolehkan memilih pada 17 April lalu.

"Kita merekomendasikan untuk melakukan pemilihan ulang karena ada temuan dan kita serahkan ke KPU apakah mereka akan melakukan pemungutan suara ulang atau tidak dan kami hanya bersifat mengawasi," kata Komisioner Bawaslu Firdaus Yusri di Padang, Sabtu (20/4/2019).
Disebutkan, TPS itu tersebar di enam kecamatan di Kota Padang yakni Kecamatan Koto Tangah, Lubuk Kilangan, Kuranji, Lubuk Begalung, Padang Timur dan Nanggalo. Dari seluruh kecamatan tersebut yang paling banyak direkomendasikan untuk melakukan pemilihan ulang adalah Kecaman Lubuk Kilangan.

Diungkapkan, ada pemilih yang menggunakan KTP elektronik namun tidak berasal dari kecamatan yang sama. Contohnya, seorang pemilih menggunkan hak pilihnya di Kecamatan Kuranji dengan menggunakan KTP elektronik karena tidak mendapat formulir C-6, namun pemilih tersebut bukan berasal dari daerah tersebut, tapi KPPS tetap memperbolehkan mereka memilih.


Pemilih yang menggunakan KTP elektronik tersebut tidak hanya berasal dari Sumatera Barat akan tetapi ada yang menggunakan KTP dari provinsi tetangga.

"Keteledoran ini yang kami temukan di seluruh TPS sehingga kita rekomendasikan untuk dilakukan pemungutan suara ulang," ucapnya.

Sementara, untuk dugaan pelanggaran lain seperti politik uang dan lainnya pihaknya belum menemukan di lapangan, dan rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu untuk melakukan pemungutan ulang terkait karena keteledoran pihak KPPS. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020