Wakil Rektor I Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Hetti Waluati Triana, didampingi staf Humas UIN Imam Bonjol Padang. (Foto: HERU PRASEPTIAN)


Pendidikan

31 Prodi di UIN IB Padang Siap Tampung Mahasiswa Jalur SPAN PTKIN, Kuota Ditetapkan 30 Persen

PADANG (SumbarFokus)

Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) telah dibuka serentak sejak 19 Januari kemarin dan akan ditutup pada 15 Maret 2021. Jadwal ini juga telah berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, sesuai jalur nasional dengan mekanisme yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI).

Dijelaskan oleh Wakil Rektor I Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Hetti Waluati Triana, untuk pengisian dan verifikasi pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) akan berakhir pada 17 Februari ini, kemudian dilanjutkan dengan tahap pendaftaran mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2021, dan seleksi Tahap I pada 19-23 Maret 2021.

“SPAN PTKIN sendiri merupakan seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang didaftarkan oleh kepala sekolah atau madrasah masing-masing,” terang Hetti pada SumbarFokus.com, baru-baru ini.


Disebutkan, pihaknya telah menyiapkan kepanitian kelas, menyiapkan buku pedoman penerimaan mahasiswa baru, dan menetapkan kuota atau daya tampung per Program Studi (Prodi) ataupun jalur seleksi.

"Buku panduan yang sudah kita siapkan itu sebagai payung Kita untuk melakukan penerimaan mahasiswa baru," kata Hetti.

Ditambahkan, daya tampung calon mahasiswa ditentukan oleh nilai Akreditasi, sumber daya manusia, dan kesiapan sarana dan prasarana universitas. Tahun ini, SPAN PTKIN UIN IB Padang menampung 30 persen calon mahasiswa baru dari 3400 orang yang ditargetkan berdasarkan kuota penerimaan secara keseluruhan.

“Sebelumnya ada 29 Prodi untuk SPAN PTKIN dan UMPTKIN, pada tahun ini menjadi 31 Prodi.  UIN Imam Bonjol Padang mengeluarkan Prodi baru, yaitu Ilmu Hadist Falkutas Ushuluddin dan Studi Agama dan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Falkutas Dakwah dan Ilmu Komunikasi,” ungkap Hetti.

Dilanjutkan Hetti, terkait jadwal seleksi, untuk seleksi Tahap II akan berlangsung pada 25-29 Maret, kemudian hasil seleksi akan diumumkan pada 5 April 2021.

“Mereka yang lolos harus melakukan pendaftaran ulang sesuai yang ditetapkan oleh masing-masing PTKIN,” imbuhnya.

Kita Peduli!

Selain jalur SPAN PTKIN, untuk jalur penerimaan mahasiswa baru tahun 2021, UIN Imam Bonjol Padang juga membuka jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), mandiri, seleksi penerimaan mahasiswa asing, dan seleksi prestasi.

Diuraikan Hetti, jalur mandiri dilakukan melalui seleksi prestasi akademik program Diploma, karena program Diploma tidak ada di SPAN PTKIN dan UMPTKIN. Jalur ini baru ditetapkan pada tahun ini, dengan ujian mandiri reguler.

Sementara, untuk seleksi jalur prestasi, calon mahasiswa bisa diterima tanpa melakukan tes atau ujian apapun, dengan syarat memiliki prestasi kagamaan, olahraga, atau kesenian berbau islam. Untuk jalur ini, ditetapkan akan ditampung sebanyak 20 persen mahasiswa dari jumlah total kuota mandiri.

Diakui Hetti, pihaknya telah menggencarkan penyebaran informasi penerimaan mahasiswa baru UIN Imam Bonjol Padang ini dengan bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Kanwil Kemenag Sumbar dan para kepala sekolah, serta mempublikasikannya di berbagai platform media sosial.

Program unggulan

Disampaikan Hetti, UIN Imam Bonjol Padang saat ini tengah fokus pada program akreditasi. Hal ini demi meningkatkan keyakinan para stakeholder terhadap kualitas dari UIN Imam Bonjol Padang sendiri.

“Kita sudah melakukan sertifikasi ISO tentang Manajemen Tridharma Perguruan Tinggi, Di level UIN, kita mengambil Falkutas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebagai unit pengelola, diajukan Prodi Ekonomi Syariah yang diunggulkan, Program ini sudah berjalan dua tahun sebelumnya. Pada tahun ini kita menargetkan semua falkutas UINIB Padang juga mempunyai Prodi-prodi unggulan," tuturnya.

Untuk tenaga dosen, ditambahkan, di tahun 2020, UIN Imam Bonjol Padang memiliki 352 orang dosen. Tahun ini terjadi peningkatan sebanyak 35 orang dosen, sehingga jumlahnya menjadi 387 dosen. (012)

 

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020