Seorang petani menunjukkan padinya yang terserang hama wereng coklat. (ist)



166,15 Hektare Padi di Agam Diserang Hama

LUBUKBASUNG (SumbarFokus)

Sedikitnya 166,15 hektare tanaman padi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diserang hama tikus, wereng coklat dan lainnya semenjak Januari sampai Juli 2018. Hama itu merata menyerang di tujuh kecamatan yang ada di daerah itu.

Ini dikatakan Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu didampingi Kasi Pembenihan dan Perlindungan Tanaman, Sari Mustika di Lubukbasung, Jumat (13/7/2018).

Dia mengatakan, ketujuh kecamatan diserang hama tiku itu yakni, Kecamatan Lubukbasung dengan serangan hama wereng coklat seluas 18,65 hektare dan blast seluas 8,25 hektare.


Kemudian Kecamatan Tanjungraya, dengan serangan hama tikus seluas 25,5 hektare. Tanjungmutiara dengan serangan hama walang sangit seluas 1,25 hektare dan wereng coklat seluas 35 hektare.

Selanjutnya Kecamatan Kamangmagek dengan serangan hama tikus dengan luas 32 hektare. Ampekangkek dengan serangan hama tikus 4,5 hektare. Selain itu, Tilatangkamang dengan serangan hama tikus seluas 16 hektare dan Baso dengan serangan hama tikus seluas 25 hektare.
Arief Restu mengatakan, agar hama tersebut tidak menyebar ke lahan pertanian lainnya,  Dinas Pertanian setempat memberikan bantuan pertisida, mengajak petani untuk membersihkan sekitar lahan mereka dan lainnya.

Menurut dia, dengan cara itu, maka hama itu tidak menyebar ke lahan lainnya, sehingga tidak berpengaruh terhadap produksi gabah kering giling.

Pada tahun ini, kata dia menambahkan, Dinas Pertanian Agam menargetkan produksi padi 456.047 ton, panen 74.517 hektare dan luas tanam 77.555 hektare.

Dikatakan, pada 2017 produksi padi 418.678 ton, panen 74.764 hektare dan luas tanam 76.342,7 hektare. Sedangkan pada 2016, produksi padi 367.535 ton, panen 66.151 hektare dan luas tanam 68.518 hektare. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2020




      agam